Menu
Hosting Unlimited Indonesia

Harga Cengkih Tinggi,Tangkai Buah pun Laku

  • Written by 
Petani cengkih di desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa menjemur hasil panen cengkih bulan Juni. (Hen) Petani cengkih di desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa menjemur hasil panen cengkih bulan Juni. (Hen)

KALIANDA, Lampungterkini.co.id- Pemilik kebun cengkih patut berbesar hati. Hal tersebut cukup beralasan karena harga cengkih mulai tinggi saja di wilayah Kalianda, Bakauheni, Rajabasa, Lampung Selatan, yang pada  awal Juni bertengger pada angka Rp105 ribu/kg.

Harga tersebut, menurut sejumlah petani, tergolong tinggi. Namun patut disayangkan, petani tak biasa menikmati tingginya harga tersebut karena panen cengkih sudah berakhir beberapa waktu lalu.

"Mingu kemarin sya jual Rp105 ribu/kg namun masalahnya stok tinggal sedikit ketika harga tinggi," ujar Maisaroh, seorang ibu rumah tangga yang memiliki kebun cengkih di Kecamatan Rajabasa, Senin (10/6).

Namun ia juga tak menampik mungkin masih dapat menikmati rupiah cukup banyak karena ia mengaku masih memiliki stok dengan  menyimpan cengkih kering. Apalagi rempah-rempah jenis ini bisa disimpan dalam jangka waktu yang panjang.

Beberapa pedagang pengumpul juga mengakui jika harga cengkih ini merupakan yang tertinggi dalam kurun waktu beberapa tahun ini. Bahkan, pedagang memprediksi harga cengkih bisa naik lagi karena stok di petani minim saat ini.

Pernyatan Maisaroh dibenarkan penjemur cengkih di sepanjang jalan pesisir Rajabasa.  Sepanjang jalan di kiri kanan jalan terlihat ibu-ibu menjemur cengkih dengan menggunakan tikar.

Saking tingginya komoditas rempah tersebut bahkan Arumi, warga Desa Kunjir Rajabasa memanfaatkan tangkai cengkih yang masih terlihat ada daunnya. Ia mengatakan kepada Lampungterkini.co.id bahwa tangkai yang biasanya terbawa saat memetik masih laku dijual dengan harga Rp3 ribu/kg.

"Kita memisahkan cengkih dari tangkainya, lalu cengkih dengan kualitas bagus kita pisahkan dan tangkai ini juga masih laku dijual, entah untuk apa tapi diminta juga oleh pengepul, " terang Arumi.

Harga Rp 105 ribu/kg diakuinya untuk cengkih kualitas bagus yang dijemur dengan pas dan memiliki kadar air rendah. Sedangkan untuk menambah pendapatan Arumi mengaku masih sempat melakukan aktifitas "cikru" atau mengumpulkan cengkih yang jatuh dengan sendirinya.

Meski memiliki lahan di lereng Gunung Rajabasa tak lebih dari setengah hektar namun ia masih bisa menikmati hasil kebunnya.

"Cengkih hasil jatuhan pohon  haganya lebih murah, sekitar Rp 80 ribu/kg. Karena cengkihnya warnanya agak jelek, beda dengan cengkih yang dipetik langsung dari pohon, "terangya sambil menjemur cengkih yang masih terlihat hijau.

(hen)

back to top
Hosting Unlimited Indonesia

Silahkan Komentar